THR Cair Tapi Potongan Pajak Selangit? Ini Alasan Medis di Balik Perhitungan Pajak THR-mu - BCA Life
Momen Tunjangan Hari Raya atau THR selalu dinanti para karyawan. Namun, tidak sedikit yang terkejut ketika melihat nominal yang diterima lebih kecil dari perkiraan karena adanya potongan pajak. Pertanyaan yang sering muncul adalah, pajak thr berapa persen sebenarnya?
Sebelum merasa kecewa, penting untuk memahami bagaimana mekanisme perhitungan pajak THR bekerja dan mengapa jumlahnya bisa terasa “selangit”. Menariknya, di balik potongan tersebut, ada sisi positif jika dilihat dari perspektif kesehatan finansial dan bahkan kesiapan menghadapi risiko medis.
Kenapa THR Kena Pajak?
THR termasuk dalam kategori penghasilan tambahan yang tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh 21). Besaran pajaknya tidak berdiri sendiri, melainkan dihitung berdasarkan total penghasilan tahunan karyawan.
Itulah sebabnya jawaban atas pertanyaan pajak thr berapa persen bisa berbeda-beda pada setiap orang. Sistem pajak bersifat progresif, artinya semakin besar total penghasilan, semakin tinggi persentase pajak yang dikenakan sesuai lapisan tarif yang berlaku.
Karena THR menambah total penghasilan bruto dalam setahun, maka pajak yang dihitung pada bulan tersebut bisa terlihat lebih besar dibanding bulan biasa.
Alasan “Medis” di Balik Perhitungan Pajak
Meski terdengar tidak ada hubungannya, sistem pajak sebenarnya memiliki dampak tidak langsung pada aspek kesehatan masyarakat. Pajak yang dibayarkan masyarakat, termasuk dari THR, berkontribusi pada pembiayaan berbagai layanan publik seperti fasilitas kesehatan, infrastruktur, dan program sosial.
Namun, di sisi lain, kebutuhan medis pribadi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Biaya rumah sakit, pemeriksaan rutin, hingga tindakan medis tertentu bisa sangat besar dan tidak sepenuhnya ditanggung oleh fasilitas umum.
Di sinilah pentingnya perencanaan finansial yang matang. Alih-alih hanya memikirkan potongan pajak, ada baiknya THR juga dimanfaatkan untuk langkah proteksi seperti beli asuransi kesehatan.
Mengelola THR dengan Bijak
Daripada habis untuk belanja konsumtif, THR bisa dialokasikan dengan strategi sederhana seperti:
- Membayar utang atau cicilan
- Menambah dana darurat
- Investasi jangka panjang
- Menyiapkan proteksi kesehatan
Dengan begitu, meski ada potongan pajak, THR tetap memberikan manfaat jangka panjang.
Menjawab pertanyaan pajak THR berapa persen, penting diingat bahwa nominal pajak bukan semata-mata kerugian, melainkan bagian dari kewajiban sebagai wajib pajak. Namun, bagaimana kamu mengelola sisa THR setelah pajak adalah keputusan yang bisa menentukan kondisi finansial ke depan.
Perlindungan Kesehatan sebagai Prioritas
Kondisi medis tak terduga bisa terjadi kapan saja. Tanpa perlindungan yang memadai, biaya pengobatan dapat menguras tabungan dalam waktu singkat. Karena itu, menggunakan sebagian THR untuk beli asuransi kesehatan bisa menjadi langkah bijak.
Asuransi membantu memberikan perlindungan finansial ketika risiko kesehatan muncul, sehingga kamu tidak perlu mengandalkan tabungan atau berutang untuk biaya medis.
Menghadapi potongan pajak memang tidak selalu menyenangkan, tetapi perencanaan yang tepat bisa mengubahnya menjadi momentum untuk memperkuat kondisi keuangan.
Jika kamu sedang mencari produk BCA Life dan berencana beli asuransi kesehatan sebagai langkah proteksi jangka panjang, kamu bisa melihat berbagai pilihan yang tersedia sesuai kebutuhanmu.
Dengan pengelolaan THR yang cerdas dan perlindungan yang tepat, kondisi finansial tetap aman meski ada potongan pajak setiap tahunnya.


Tidak ada komentar untuk "THR Cair Tapi Potongan Pajak Selangit? Ini Alasan Medis di Balik Perhitungan Pajak THR-mu - BCA Life"
Posting Komentar